Шаблоны LeoTheme для Joomla.
GavickPro Joomla шаблоны

E : soman@somanindonesia.co.id      T : 021- 422 5000

Pedoman Nutrisi Makanan Untuk Jemaah Haji

oleh : Ariana Dewi,S.GZ

Selama berada di Tanah Cuci kemungkinan besar jemaah haji akan mengalami perbedaan kebiasaan makan. Keadaan ini harus disadari sejak jemaah berniat untuk menunaikan ibadah.

Dengan niat dan tekad yang mantap, maka jemaah siap untuk menerima perubahan yang akan dihadapinya termasuk mengenal berbagai jenis hidangan atau bahan makanan baru yang terdapat di Arab Saudi.

Kegiatan jemaah haji di Arab Saudi termasuk kegiatan fisik yang berat. Lingkungan penuh sesak manusia, terik matahari dan kelembaban rendah merupakan pengalaman fisik yang pertama kali dialami.

Sebaliknya dimusim dingin suhu udara dapat mencapai 2°C dengan kelembaban sangat rendah, sehingga rasa dingin menusuk tulang dan menyebabkan kulit kering serta pecah-pecah.

Untuk mengatasi hal tersebut makanan bergizi dalam jumlah yang cukup harus dikonsumsi agar para jemaah mampu memenuhi kebutuhan tenaga yang dikeluarkan.

Dalam syariat Islam makan merupakan ibadah, oleh karena itu sudah seharusnya jemaah calon haji menerapkan cara makan yang baik dan benar. Jemaah calon haji harus menyadari pentingnya mempersiapkan status gizi yang baik.

Calon jemaah dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki nutrisi yang mencukupi kebutuhan dan aman bagi kesehatan serta sesuai dengan kondisi tubuhnya. Layanan katering di Madinah mulai berjalan sejak awal kedatangan jemaah haji di Arab Saudi hingga jemaah meninggalkan Madinah. Layanan katering lainnya diberikan pada fase puncak haji, yakni saat jemaah berada di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuna). Jemaah haji Indonesia pada fase ini akan mendapatkan 15 kali layanan katering di Arafah dan Mina.

Pasca puncak haji, layanan katering di Kota Nabawi ini akan diberikan mulai sejak jemaah tiba dari Mekkah hingga jemaah kloter paling akhir meninggalkan Madinah menuju Tanah Air.

Pedoman makanan jemaah calon haji sebelum berangkat ke tanah suci sebagai berikut:
1.    Makanlah makanan yang beraneka-ragam dan terdiri dan berbagai bahan makanan seperti makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah dalam jumlah yang cukup sesuai kebutuhan,
2.    Pilihlah bahan makanan pokok yang tinggi serat seperti beras, jagung, kentang, ubi, talas, singkong, roti, mie dan sebagainya.
3.    Makanlah lauk pauk yang bernilai gizi tinggi seperti daging, telur, ikan, ayam, kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti tahu, tempe dan sebagainya.
4.    Makanlah sayuran berwarna seperti bayam, kangkung, wortel, labu kuning, sawi, daun singkong, dan sebagainya.
5.    Makanlah buah-buahan berwarna kuning atau kemerahan yang banyak mengandung vitamin seperti pisang, pepaya, jeruk, nanas, peer, anggur, apel, semangka dan melon.

Bila perlu tambahkan Herbal soman untuk melengkapi nutrisi bagi para jemaah haji, karena Herbal Soman memiliki kandungan lengkap multivitamin (A,C,E,K), mineral, omega (3,6,9), asamino essensial & non essensial, yang ini sangat bermanfaat untuk menunjang aktifitas para jemaah. (AF)

 

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

  • Rate this item
    (1 Vote)
  • Read 450 times

Leave a comment

back to top